Perpisahan dan Kebersamaan dalam Kemah di Lembah Gunung Salak

Perpisahan dan Kebersamaan dalam Kemah di Lembah Gunung Salak

Gaya dulu di depan air terjun

Ujian telah usai begitupun dengan acara pelepasan sekaligus wisuda bagi siswa SIT Permata Bunda kelas 6 pada tanggal 2 Mei 2019. Sekarang memasuki masa libur sekolah, bagi pelajar sekolah di seluruh Indonesia. Termasuk siswa kelas 6, mereka sudah menyelesaikan tugasnya untuk belajar di tingkat sekolah dasar. Tinggal menunggu waktu masuk sekolah ke tingkat selanjutnya yaitu Sekolah Menengah Pertama.

Ada pertemuan ada pula perpisahan, yang terakhir ini sangat susah untuk dilakukan. Pasti akan ada rasa kehilangan dan kesedihan. Tapi perpisahan itu merupakan sebuah keniscayaan yang harus dilakukan, walau berat rasanya. Selama enam tahun bersama dalam menjalani proses belajar di SDIT Permata Bunda. Suka dan duka mengiringi perjalanan bersama teman dan guru dalam menuntut ilmu di sekolah.

Waktu terus berjalan maju, hitungan mundur perpisahan sudah dimulai. Kebersamaan selama enam tahun harus segera diakhiri. Supaya memiliki kenangan di detik-detik terakhir kebersamaan dengan teman-temannya, sebelum berpisah untuk melanjutkan ke sekolah masing-masing. Siswa kelas 6 mengusulkan agar diadakan acara perpisahan. Kami dari pihak sekolah pun berusaha untuk memfasilitasi supaya acara tersebut dapat diwujudkan. Karena kami yakin akan selalu ada pembelajaran di setiap kegiatan yang dilakukan.

Bukan siswa SDIT Permata Bunda kalau tidak punya kreativitas dan semangat tinggi 😊. Bermodal sisa uang kas kelas yang sudah dikumpulkan. Mereka secara mandiri belajar untuk menjadi penyelenggara acara (EO). Diawali dengan pembentukan panitia kecil, menyusun proposal, mencari dana, menyusun acara, dan melakukan survei tempat. Selanjutnya panitia mulai bekerja, untuk mewujudkan acara perpisahan.

Mereka berkeliling untuk mencari dana, dengan mendatangi para orangtua masing-masing. Tidak lupa dari pihak sekolah pun didatangi, untuk mendapatkan tambahan dana. Didampingi oleh bunda Elin dan Bunda Yenni melakukan survei ke beberapa tempat. Alhamdulillah, kekompakan terjalin antara siswa kelas 6, para guru, dan orangtua.

Perpisahan dan Kebersamaan dalam Kemah di Lembah Gunung Salak

Duduk berkeliling di depan tenda

Berkemah, menjadi pilihan untuk acara perpisahan dan kebersamaan siswa kelas 6 tahun ajar 2018/2019. Pada perpisahan dan Kebersamaan dalam Kemah di Lembah Gunung Salak, simpul-simpul kenangan dirajut untuk dibawa dan disimpan di hati. Kelak ketika kerinduan akan teman-teman muncul, kenangan itu bisa dipanggil kembali, sebagai penawar.

Di pagi hari tanggal 27-28 Juni, dengan menggunakan bus dan mobil. Rombongan SDIT Permata Bunda, yang terdiri dari 36 siswa bersama beberapa guru. Serta perwakilan dari orangtua memulai perjalanan menuju Suaka Elang, Cigombong, Bogor. “Mount Salak we are coming”, itu yang terbesit dalam benak kami semua saat mendaki lembah gunung salak.

Dalam setiap kegiatan kemah pasti ada pembelajaran yang bisa diambil. Seperti kerja sama, kebersamaan, tanggung jawab, dan ketergantungan sekaligus penjagaan alam. Dengan alasan itulah, acara perpisahan dikemas dalam bentuk berkemah. Untuk menempa mental dan membentuk karakter para siswa. Supaya menjadi generasi yang tangguh didasari oleh nilai-nilai islam. Agar siap menghadapi tantangan di zaman milenial sekarang ini. Acara perpisahan dengan kemah yang kami beri nama Smart camp ini diagendakan selama 2 hari, dengan detail acara :

1. Pendekatan diri dengan alam melalui ayat-ayat kauniyah. Dimulai dengan membaca ayat-ayat suci Al-quran, dzikir pagi dan petang, sholat berjama’ah, sholat tahajud dan tausiah
2. Night gathering. Kebersamaan di malam hari diisi dengan acara games, ungkapan pesan dan kesan selama 6 tahun perjalanan di sekolah dan pembentukan pengurus alumni yang kami namakan “Alumni 2nd Gen IT Perbun”
3. Tracking ke Curug 7. Dibantu oleh pemandu kami diantar ke curug. Sepanjang perjalanan kami dihamparkan begitu indahnya pemandangan alam. Yang menambah rasa syukur karena berbadan sehat dan memiliki kesempatan untuk menjelajahi dan menikmatinya
4. Berbagi makanan di sekitar perkemahan. Tidak hanya kami yang melakukan kemah saat itu, ada banyak tetangga kemah di sekitar. Kami pun berbagi makanan sekedarnya dengan pendaki lainnya yang juga berkemah.

Alhamdulillah dan terima kasih kami ucapkan, kepada seluruh pihak yang telah membantu dan bekerjasama dalam menyukseskan acara. Terharu yang tiada henti kami sampaikan kepada para orangtua siswa yang turut serta, bunda dan pak guru yang mendampingi ananda. Panitia yang luar biasa kompak dan penuh semangat, tidak lupa pula kepada seluruh ananda yang ikut serta menyukseskan acara. Di semua acara yang sukses diselenggarakan, di baliknya pasti ada panitia yang gesit dan sibuk. Karena acara perpisahan tentunya yang jadi panitia siswa kelas 6. Mari kita tengok siapa saja yang menjadi panitia keren dari SDIT Permata Bunda 😎, berikut nama-nama mereka:

Ketua: Inne Fakhira Nur’aini Maizhyda (Fia)
Wakil: Chico Davin Fausta (Davin)
Sekretaris: Salma Cahya Qonita (Salma) dan Nazira Syakirah Omar (Nazira)
Bendahara: Nabila Syafina (Nabila) dan Alysha Zatta Azalia Maulty (Alysha)
Sie. Acara: Farrel Aditya Susanto (Farrel), Najwa Kurnia Putri (Najwa), Shaddam Romero Tjandramulja (Romi), dan Ananda Aida Altis Yasmin (Aida)
Sie. Konsumsi: Aufa Nurcahyo (Aufa), Athallah Farrel Bayanaka (Athalla), Zulaeyka Azzahratusyita (Eta), dan Hanni Sabrina Mahmudatun Nisa (Sabrina)
Sie. Transportasi: Emir Muhammad Fikri (Emir), Sa’id Ramadhan (Sa’id), dan Raphael Syahrum Muharam (Raphael)
Sie. Dana Usaha: Zahwa Sakira (Zahwa), Makfiy Ahmad Hamizan (Makfiy), Raras Nur Aziziyah (Raras)
Sie. Dokumentasi: Nardo Nugraha (Nardo) dan Raisa Danish Irawan (Danish).

Terima kasih untuk seluruh panitia, you are the best team and the good spirit.

Izinkan kami para guru memberi pesan terakhir bagi ananda semua, semoga dapat mempertahankan dan mengamalkan semua ilmu dan kebaikan yang sudah didapatkan di SDIT Permata Bunda. Serta teriring doa agar ananda sukses dalam belajar untuk meraih cita-cita. Last but not least, salam sayang buat kalian semua 😘.

Wisuda Tahfizh Juz 29-30 dan Pelepasan Siswa SDIT Permata Bunda Bogor

Wisuda Tahfizh Juz 29-30 dan Pelepasan Siswa SDIT Permata Bunda Bogor

Sudah menjadi gelaran rutin bagi SIT Permata Bunda setiap tahunnya, untuk menyelenggarakan wisuda bagi para siswanya. Bukan hanya satu kali melainkan dua kali gelaran. Dikarenakan
SIT Permata Bunda di bawah naungan Yayasan Fitrah Insani, ada juga yang berlokasi di Bogor. Pada tahun 2015 kami mengadakan acara pelepasan bagi ananda Kelas 6 angkatan pertama bertempat di GOR Pondok Kelapa, Jakarta. Menjadi momen pertama sekaligus terakhir kalinya wisuda gabungan antara SDIT Permata Bunda Jakarta dan SDIT Permata Bunda Bogor.

Tantangan luar biasa besar kami rasakan saat menggelar wisuda gabungan antara Jakarta dan Bogor. Salah satunya karena jarak jauh yang harus ditempuh, membuat siswa yang menjadi pengisi acara harus menginap di sebuah penginapan di Jakarta tanpa orangtua. Hal tersebut selain menambah pos anggaran 😬😎 juga tenaga para guru untuk menjaga mereka di penginapan.

Dengan melihat kondisi seperti itulah, kami mencoba untuk tahun-tahun berikutnya penyelengaraannya dilakukan secara terpisah. Seperti tahun ini, SDIT Permata Bunda Jakarta sudah lebih dulu melakukan pentas seni & pelepasan siswa pada 2 Mei 2019. Sementara untuk SDIT Permata Bunda Bogor diselenggarakan pada 22 Juni 2019. Alhamdulillah, berjalan dengan lancar tanpa ada halangan dan rintangan yang berarti.

Bertempat di halaman SDIT Permata Bunda Bogor yang sudah kami sulap menjadi sebuah panggung pertunjukan yang istimewa bagi para wisudawan. Ya, kami ingin menghadirkan momen istimewa bagi Ananda di saat wisuda. Dengan harapan, kelak momen yang menjadi pijakan awal dalam jenjang pendidikan ini akan terekam dalam hatinya. Yang menjadi vitamin penyemangat di setiap langkah kakinya dalam menuntut ilmu yang lebih tinggi.

Wisuda Tahfizh Juz 29-30 dan Pelepasan Siswa SDIT Permata Bunda Bogor

Penyelenggaraan wisuda sekolah Permata Bunda kali ini, merupakan gabungan antara wisuda tahfizh juz 29-30 dan pelepasan siswa SDIT Permata Bunda Bogor. Atas kelulusan siswa kelas 6, dengan tema Semangat Belajar dan Beribadah untuk Meraih Prestasi Gemilang. Acara wisuda dibuka dengan pembacaan kalam Ilahi oleh ananda Zeldyne Sybilatavya Permana dan Neysha Amira Putri Kusuma. Dilanjut dengan saritilawah oleh ananda Muhammad Alfatih Hermaira dan Ibnaty Lubna Adindra. Pentas seni kali ini juga menampilkan seni qasidah yang dibawakan oleh muslimah kelas 3, 4 dan 5. Menjadi daya tarik untuk acara wisuda SDIT Permata Bunda Bogor, yang pertama kalinya menggabungkan wisuda tahfizh dengan kelulusan kelas 6.

Qasidahan oleh kelas 3, 4, dan 5

Pada setiap kegiatan kami berusaha menampilkan seluruh potensi yang dimiliki oleh para siswa. Dengan tujuan untuk meningkatkan rasa percaya diri dan memberikan semangat kepada mereka. Bahwa potensi yang mereka miliki berharga dan layak untuk dikembangkan lebih lanjut. Bahkan kelak bermanfaat bagi kehidupannya di masa yang akan datang. Salah satu potensi yang kami munculkan pada pentas seni kali ini adalah penampilan dari ananda Nurul Safitri yang dengan percaya dirinya membawakan lagu Ya Maulana. Diiringi dengan dentingan piano dari Bening Mustika Brahmantio dan pak Ruri.

Panjang dan padatnya acara wisuda tahfizh juz 29-30 dan pelepasan siswa SDIT Permata Bunda Bogor, tidak menyurutkan adik-adik kelas untuk tetap semangat dalam mengisi acara wisuda ini. Untuk memberikan hiburan dalam rangka melepas kakak kelas terakhir kalinya. Sebelum berpisah untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan selanjutnya. Pentas seni tari yang ditampilkan dengan sangat baik oleh adik-adik pengisi acara, antara lain:

  1. Tari Indang: ditarikan oleh muslimah kelas 2 & 3
  2. Nasyid: berjudul Wahai Ayah Ibu dibawakan oleh kelas 1
  3. Drama musikal: berjudul Sekolah diperankan oleh PG& TK
  4. Angklung: dibawakan oleh muslim kelas 3, 4 dan 5
  5. Taekwondo: diperagakan oleh perwakilan kelas 3, 4, dan 5

Rangkaian demi rangkaian acara wisuda tahfizh juz 29-30 dan pelepasan siswa SDIT Permata Bunda Bogor . Satu persatu sudah ditampilkan oleh para siswa di depan para tamu dan undangan. Sebagai penutup, tidak lupa ananda Muhammad Tsabit Thoriqussalam mewakili teman-temannya kelas 6. Mengucapkan terima kasih kepada bapak dan ibu guru, yang telah membimbing dan membagikan ilmunya selama 6 tahun ini. Sebelum acara sungkeman yang dilakukan oleh para wisudawan kepada kedua orangtuanya. Menambah haru biru suasana pelepasan dan pentas seni di halaman sekolah SDIT Permata Bogor.

Sungkeman ananda kelas 6 kepada orangtua masing-masing