Pesantren Kilat dan Bukber Ramadhan 1440 H di SDIT Permata Bunda

Pesantren Kilat dan Bukber Ramadhan 1440 H di SDIT Permata Bunda

Alhamdulillah, masih diberi kesempatan berjumpa lagi dengan bulan Ramadhan yang mulia. Untuk mengisinya dengan kegiatan bermanfaat, ada beberapa agenda yang memang sudah direncanakan oleh SIT Permata Bunda. Selain proses belajar mengajar seperti biasa tentunya. Salah satu agenda kegiatan itu adalah pesantren kilat (sanlat) yang berlangsung dari 9-14 Mei 2019. Berhubung kegiatan mengajar yang begitu singkat karena banyak sekali waktu liburnya. Akhirnya sanlat pun diagendakan secara singkat, hanya 4 hari saja. Walau begitu insyaallah tidak mengurangi esensi dari penyelenggaraannya.

Santunan kepada warga sekitar SDIT Permata Bunda

Dengan mengusung tema “Bersama Ramadhan Kita Tingkatkan Amalan dan Perbaikan Diri”. Kegiatan sanlat diisi dengan pembelajaran di kelas, membaca, mempelajari Al-Qur’an, dan sholat berjamaah. Puncak acara sekaligus penutupan sanlat diadakan kemarin, hari Selasa tanggal 9 Ramadhan 1440 H (14 Mei 2019). Acaranya, tidak lain tidak bukan adalah buka puasa bersama (bukber). Yang diisi dengan acara pentas seni dan santunan kepada anak yatim dan dhuafa serta penggalangan dana untuk Palestina.

Buka puasa bersama 9 Ramadhan 1440 H di SDIT Permata Bunda

Bukber kali ini dipandu oleh yanda Teguh bersama dengan pembawa acara yang sedang naik daun seantero Matraman Raya—Adzkia Salsabila Taufik—dari kelas 3 Lebanon. Sudah dua kali ini, Adzkia dipercaya untuk memandu acara. Penampilan perdananya, tandem bersama bunda Upit saat memandu acara pentas seni di pelepasan siswa siswi SIT Permata Bunda pada tanggal 2 Mei lalu di gedung Gelanggang Remaja Kecamatan Matraman. Silakan dibaca di tautan ini. Penampilan Adzkia yang percaya diri dan tidak malu, menjadi ciri dari siswa siswi SIT Permata Bunda Jakarta.

Adzkia sedang memandu acara

Catatan khusus nih untuk Adzkia, yang sudah tampil dengan percaya diri dalam memandu jalannya acara. Terus diasah dan ditingkatkan ya kemampuannya memandu acara. Insyaallah bisa jadi pembawa acara yang hebat di masa depan. Untuk teman-teman yang lain jangan berkecil hati, ayo tunjukan bakat kalian. Tidak ada kata terlambat, karena perjalanan kalian masih sangat panjang. Insyaallah, Sekolah Islam Terpadu Permata Bunda akan selalu mencari talenta-talenta baru untuk dimunculkan.

Semoga keberadaan SIT Permata Bunda beserta seluruh kegiatan yang dilakukan diharapkan selalu bermanfaat bagi warga sekitar sekolah. Contoh nyatanya pada saat bukber kemarin. Telah diserahkan santunan kepada 15 orang anak yatim dan dhuafa yang tinggal di sekitar sekolah.

Pentas Seni Pelepasan Siswa Siswi SIT Permata Bunda Jakarta

Pentas Seni Pelepasan Siswa Siswi SIT Permata Bunda Jakarta

Kurang lebih dua pekan sebelum Ramadhan tiba dan berbarengan dengan hari Pendidikan Nasional pada tanggal 2 Mei 2019 yang lalu. Kami telah selesai menyelenggarakan acara kelulusan siswa siswi SIT Permata Bunda. Acara kelulusan kali ini kami namai dengan pelepasan Diperuntukan spesial untuk lulusan kelas 6 SDIT Permata Bunda Jakarta juga PG dan tingkat B TKIT Permata Bunda. Pelepasan siswa siswi SIT Permata Bunda ini dimeriahkan dengan pentas seni. Diisi oleh adik-adik kelas yang mempersembahkan penampilan mereka untuk kakak-kakaknya yang akan segera menempuh pendidikan ke tingkat yang lebih tinggi.

Pentas seni di pelepasan siswa siswi SIT Permata Bunda tahun 2019 diselenggarakan di gedung Gelanggang Remaja Kecamatan Matraman. Atau yang lebih dikenal oleh masyarakat sekitar dengan sebutan Balai Rakyat. Alasan kenapa kami memilih gedung Gelanggang Remaja Kecamatan Matraman untuk digunakan sebagai tempat pelepasan siswa siswi. Salah satunya adalah nganyari kalau orang Jawa bilang. Artinya nganyari kurang lebih adalah “Nge-baru-in” gedung yang belum lama ini diresmikan oleh Gubernur DKI Jakarta yang baru Anies Baswedan.

Alhamdulillah, acara berlangsung lancar dan sukses, walau di awal sempat sedikit terganggu dengan kegiatan upacara yang diadakan oleh pihak Kecamatan Matraman. Yang mendadak menggunakan lahan di depan gedung tanpa ada pemberitahuan sebelumnya, melainkan saat malam hari jelang kami sedang mempersiapkan panggung. Kalau boleh bilang, iya kami sedikit kecewa dengan upacara dadakan tersebut. Yang “menyerobot” kegiatan pentas seni pelepasan siswa siswi SIT Permata Bunda Jakarta.

Tari Manasai

Dengan tema “Indonesia Firdaus di Khatulistiwa”, kami boleh berbangga dengan pentas seni di pelepasan siswa siswi SIT Permata Bunda tahun 2019. Berbagai macam tarian yang berasal dari kebudayaan Indonesia dipadukan dengan kreasi modern. Membuat penampilan lugu, lincah, dan lucu dari anak-anak menjadi tontonan menarik untuk disaksikan dan diabadikan melalui foto dan video. Membuat sebagian kecil orangtua sedikit “mengganggu” kenyamanan penonton yang lain. Dengan kegiatannya merangsek ke depan hampir kepanggung untuk mengabadikan momen. Saat anak mereka tampil di atas panggung. Padahal sudah diperingatkan dan diumumkan supaya cukup dari tempat duduknya bila ingin mengabadikan aksi dari anak-anak di atas panggung.

Ada 2 penampilan spesial yang memang kami rancang untuk memberikan kemeriahan di pentas seni di acara pelepasan ke-2 dari SDIT Permata Bunda. Tertarik untuk menyimak ceritanya, yuk lanjut dibaca sampai kata terakhir ya.

  • Pembawa acara cilik

Kalau biasanya yang menjadi langganan pembawa acara adalah Bunda Upit dengan guru yang lainnya, kali ini kami menampilkan yang baru. Tidak lagi guru yang menjadi tandemnya, tapi dengan pembawa acara cilik bernama Adzkia Salsabila Taufik, siswi kelas 3 Lebanon. Pembawaan Adzkia yang kemayu lengkap dengan suaranya yang cempreng dan khas, membuat suasana pentas seni jadi meriah

Pembawa acara cilik

  • Tari Ratoh Jaroe

Untuk pertama kalinya berhasil mementaskan tari Ratoe Jahro yang ditarikan oleh 22 siswi. Kolaborasi yang baik antara kelas 4 dan 5 SDIT Permata Bunda Jakarta. Anak-anak yang menari pun merasakan kebanggaan tersendiri karena mendapatkan apresiasi dari para penonton. Berupa tepuk tangan yang begitu meriah terdengar sesaat setelah selesai mereka menarikannya.

Penampilan para penari Ratoh Jaroe

Tidak hanya 2 penampilan itu saja yang menjadikan pentas seni di pelepasan siswa siswi SIT Permata Bunda menjadi istimewa. Melainkan seluruh siswa dan siswi yang ikut serta dalam berperan menyukseskan acara tersebut. Terlebih dengan penampilan dari anak-anak berkebutuhan khusus yang ikut dalam pentas seni Indonesia firdaus di khatulistiwa. Mereka bersepuluh gabungan dari kelas 1, 3, 4, dan 5. Memberikan penampilan terbaiknya dalam membacakan surat pendek An-Naba’ secara bersamaan. Dilanjutkan dengan menari diiringi dengan lagu yang cukup terkenal Kun Anta.

Semua anak adalah istimewa jadi berikanlah panggung buat mereka untuk menampilkan diri yang terbaik

Gerak dan lagu Kun Anta yang dibawakan oleh anak-anak berkebutuhan khusus

Teruntuk seluruh siswa siswi serta para orangtua yang telah berpartisipasi dan bekerja sama dalam penyelenggaraan pentas seni di pelepasan siswa siswi SIT Permata Bunda. Kami mengucapkan jazakumullah khairan katsira. Tidak kalah penting yang ingin kami ucapkan adalah selamat melanjutkan sekolah ke tingkat yang lebih tinggi (SMP) untuk seluruh siswa siswi yang telah lulus. Tingkatkan terus prestasi dan kebaikan yang sudah dicapai dari SIT Permata Bunda. Teriring doa dari seluruh guru dan keluarga besar untuk kesuksesan ananda sekalian.